Skip to main content

Warung Sederhana II

hm..klo liat subjectnya, pasti isi postingan kali ini ada hubungannya dengan makanan.
YAK !!! ANDA SALAHHH !!

aku cuma ingin membahas tentang kata2 'sederhana' ajah.
akhir2 ini aku mengamati kehidupan orang2 yg ada di skitarku.
bukan maksud apa2 loh..
cm pengen ngambil beberapa pelajaran yg mungkin bs berguna buat aku :)
seseorang yang dr dulu bekerja, mulai dari penghasilan yang boleh dibilang kecil, sampai akhirnya [mungkin] berpenghasilan yang [mungkin juga] sesuai dengan yang diinginkannya. KENAPA MESTI BERUBAH GAYA HIDUPNYA ??

pertanyaan yg bodoh! salah satu alasan yg rasional, yaitu : kebutuhan hidupnya memang sudah meningkat atau mengalami perubahan. Mmmm...mungkin begitu, tapi apa perlu melakukan hal2 berikut :
1. Dari segi pangan, lebih memilih makanan yg mahal dari pada yg sehat. Padahal mahal kan belum tentu sehat?
2. Dari segi sandang, lebih memilih yg ber-merk. Mengapa tidak pilih yg nyaman dan awet? bukannya lebih ekonomis?
3. Dari segi papan, mmm...no comment. Karena kebanyakan di sini adalah anak kost smuwa.
4. Dari segi pergaulan, lebih memilih minimal yg dari kalangan 'middle class'. Hmm....i don't care sih.

Klo aku, tak perlu berlaku seperti itu. Karena ada yg menyarankanku untuk mengikuti 'aliran kebahagiaan'. Hahahaha :)) it seems stupid. Tapi emang bener. Smuwa2 dilakuin easy going ajah..

Lagian, bukannya lebih enak hidup sederhana? Bisa ngelakuin apa ajah..g harus ngikutin trend. G wajib 'ja-im'. Lebih g wajib lagi jaga gengsi. Hmm..sepengetahuanku Nabi Muhammad juga menganjurkan hidup sederhana.

Aku jg blum bs hidup sederhana, karena masih suka lapar mata n mengeruk habis kantong n doit di atm buat seswatu yg 'kurang' penting. Yah..paling nggak ini bs menyadarkanku untuk memulai hidup yg lebih sederhana :)

*nb: btw, Warung Sederhana buka cabang loch! Di Jl. Cok Agung Tresna ex RM Taliwang II. Namanya Warung Sederhana II. Kapan2 mampir ahh.....=P~

Comments

Popular posts from this blog

Dan Lahirlah Sulaiman..

Lanjut ya.. (cerita sebelumnya) Sekitar pukul 14.00 saya pindah ke ruang bersalin. Didampingi mbak Mita, mbak Siti dan tentu saja suami dan juga anaknya bidan Rina. Hahaha.. awalnya saya agak kaget, loh ini anak kecil2 mainnya di ruang persalinan. Tapi saya yg awalnya agak tegang malah jadi lebih santai. Adik Hafizhah malah iseng nanya "tante mau lairan ya.." Sambil senyum2 aneh dan dengan posisi ngangkang saya jawab "iya..". Saya baru sadar ternyata rasa mules hebat tadi malah sudah hilang, yang ada cuma mules2 biasa. Kemudian Mbak Siti memberikan sedikit instruksi cara mengejan dan mengatur nafas, serta menjelaskan kepada suami apa yg harus dilakukan ketika saya mengejan. Saya diminta untuk memberitahu jika mules datang, karena itu saatnya mengejan. Setelah mules datang saya berusaha mengejan dengan posisi setengah tidur dan duduk dengan tubuh belakang disupport suami. Sampe sekitar 3x percobaan masih belum berhasil, dan saya juga merasa cara mengejan saya mas...

Program Hamil di Malang

Loh kok di Malang? Iya, sekali lagi takdir Allah membawa saya dan suami kembali ke Malang. Ceritanya setelah usaha sdh mulai jalan, santai, dan hidup tenang kemudian Allah datangkan kembali ujian kenaikan kelas. Yak, rumah kontrakan yg kami tinggali dan baru saja kami bayar biaya sewanya di awal tahun 2014 ternyata mau dijual sama ownernya. Pikir2 mau cari lagi sudah susah lah ya di Denpasar. Kalo buat orang seperti kami yg agak pilih2 dalam hal lingkungan dan lokasi. Akhirnya muncul pertimbangan untuk balik kampung dan tercetuslah kota Malang. Dan makcling, dengan proses yg kalang kabut saking cepetnya di bulan April 2014 kami sudah pindah ke Malang. Ngga banyak dan ngga susah adaptasi hidup di Malang karena kami sama2 pernah tgl di Malang selama 3 tahun waktu STM. Jadi ya bawaannya hati dan pikiran itu ayem, damai, seneng, santai.. heheheh.. Alhamdulillah usaha jg ttp jalan karena memang sistemnya bisnis online. Di Malang ini saya sudah mulai browsing2 juga tentang dokter kandung...

Melahirkan itu.. (cerita melahirkan)

Cerita melahirkan masing-masing perempuan itu pasti berbeda2 ya. Dan saya yakin pengalaman melahirkan itu pasti sangat berkesan bagi seorang ibu/perempuan. Ada yg bilang mengerikan, ada yg bilang indah, ada yg ga ngerasa apa2 karena harus operasi. Macam2 lah ya.. Alhamdulillah lagi melahirkan bagi saya adalah pengalaman yaanggg..  menyenangkan dan pastinya tdk terlupakan. Jadi seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya bahwa selama hamil saya ikut kelas prenatal di Rumah Bidan Rina. Di kelas itu dijelaskan proses melahirkan secara gamblang, secara medis dan secara psikologis (aduh bahasanya hahaha). Pokoknya di kelas tersebut kami calon ayah dan ibu mendapat pencerahan secara nyata tentang proses melahirkan. Serta bagaimana mengatur emosi, perasaan dan mental selama menjalani persalinan. Bagi ibu dan pasangannya. Terus yg paling penting adalah bahwa persalinan/melahirkan itu proses yg alami yg harus dijalani secara sadar dan minim trauma. Pada intinya memang sudah kodrat ...