Skip to main content

tanya kenapa?

Hari Jumat g biasanya aku keluar kantor. "Meeting". wakakakak...mungkin kata2 yg sangat jarang bwatku. Karena selama kerja, aku bukan termasuk orang yg penting *tp, bukan pula orang yg g penting*. Selama kerja, aku hanya menerima tugas dari bos/atasan, kerjain sesuai target yg diminta, ditanyain "selesai apa belum", "sudah sampai mana" dsb. Mungkin aku adalah pekerja yg aneh. Yg g pernah report kerjaan ke bos/atasan. Karena aku lebih suka diperiksa/dicheck daripada harus report ke bos/atasan. Biar bos perhatian aja. Sebab bukan sepenuhnya salahku jg sih, klo aku kayak gtu. Karena, entah terlalu percaya ma aku atau emang g mau tau, si bosku g pernah mau tau ama pekerjaanku. Mungkin ini juga karena tiap kali dia menanyakan "sudah selesai?" dan seringnya aku menjawab "sudah". Parahnya, dia g pernah ngecheck, dan untuk hal ini saya yg selalu minta dia untuk ngecheck. Ya wes...bener2 pasangan bos dan pegawai yg aneh.

Balik lagi ke hari Jum'at. Hari itu aku ada meeting. *macak jd orang penting*. Meetingnya bukan di kantorku, bukan pula membahas tentang projectnya kantorku. Tapi kali ini meeting di kantor orang lain, dan projectnya orang lain pula. *duh..duh..jd sok penting*. Aku g tau kenapa aku yg 'diperbantukan' untuk ngerjain project ini. Karena sebenernya klo boleh milih, mending aku ngerjain project kantor sendiri. Lagian pas hari itu aku lagi butek2nya mikirin UAS dan kudu ubah2 harga di www.a-villas.jp. Tapi berhubung diminta ma bos, jadinya ya AYO AJA!

Meeting ngebahas web kantor tsb yg udah mau deadline tp blum jd juga. Awalnya dikerjain ma orang laen, dgn PHP. Tapi kemudian g selesai sesuai dengan yg dijanjikan. Akhirnya minta bantuan kantorku, buat ngebikin lagi dengan ASP.NET dengan deadline yg mefet juga. Setelah wass....wess..woosss..meeting dengan menggunakan BAHASA INGGRIS, hasilnya dari 100% meeting yang saya mengerti CUMA 45% bagian. Maklum , saya selalu pusing dan binun alias g ngerti dengan bahasa planet itu. Wong baca email ajah, kadang "miss understand" lha kok malah ini pake acara meeting dg bahasa inggris, ya jadi "miss universe" hehehe..:D

Pada intinya, tuh project musti kelar dan sesuai deadline. Jadi kesimpulannya "emergency" banget..banget..banget. Tapiiiii...rupanya pada pelaksanaannya ada masalah sedikit. Project yg harusnya diselesaikan cepet2, tidak mendapat sambutan yg sama dari pihak kantor si empunya project. Maksudnya, wong saya dan orang kantor saya sudah nge-block date bwat ngerjain project tsb, diprioritasin, eh ternyata si empunya malah tenang2 ajah. kayak g ada deadline. Aku sih, g mslh..wong saya g ngikut punya tanggung jwb. Rupanya perasaanku ini sama dgn atasanku. Dia jg merasakan hal yg sama. Dan ujung2nya hr Sabtu si bos/atasanku kirim email ke orang kantor tsb dan tentu saja di Cc ke email aku. Lagi-lagi dengan menggunakan BAHASA INGGRIS. Mengkomplain ttg sikap mereka tsb. Dan buntut2nya, hari ini aku terima 2 email lagi berupa jawaban dari orang kantor tsb. Dan lagi-lagi dengan BAHASA INGGRIS.

Tanya kenapa? Mengapa aku harus gundah gulana, krisis PD dan segala macem gara2 g ngerti bahasa inggris dengan baik. Kalo ternyata aku jg masih bisa ngebantu orang di bidang lain. It's not a big deal for now. Karena status saya yg pegawai, jd yg harus saya tau hanya seluk beluk project saja. Tidak perlu mengerti BAHASA INGGRIS yg mereka bicarakan di email. Walopun aku juga g menutup kuping serapat2nya dengan BAHASA INGGRIS. Karena aku masih PUNYA OTAK. Karena juga, saya sudah terlalu banyak 'dibohongi' dengan janji2 palsu. Jadi untuk project kali ini, yg notabene adalah bukan project dari kantor saya, saya nggak akan sungkan2 untuk menanyakan "apakah saya mendapatkan imbalan *lebih*?". Walopun harus dengan BAHASA INGGRIS.

Comments

runnie said…
aku mendukungmu yuu, piye lek dikenekne wae, "how much you can pay me to done this project, Sir?" hehehe... $_$

Popular posts from this blog

Dan Lahirlah Sulaiman..

Lanjut ya.. (cerita sebelumnya) Sekitar pukul 14.00 saya pindah ke ruang bersalin. Didampingi mbak Mita, mbak Siti dan tentu saja suami dan juga anaknya bidan Rina. Hahaha.. awalnya saya agak kaget, loh ini anak kecil2 mainnya di ruang persalinan. Tapi saya yg awalnya agak tegang malah jadi lebih santai. Adik Hafizhah malah iseng nanya "tante mau lairan ya.." Sambil senyum2 aneh dan dengan posisi ngangkang saya jawab "iya..". Saya baru sadar ternyata rasa mules hebat tadi malah sudah hilang, yang ada cuma mules2 biasa. Kemudian Mbak Siti memberikan sedikit instruksi cara mengejan dan mengatur nafas, serta menjelaskan kepada suami apa yg harus dilakukan ketika saya mengejan. Saya diminta untuk memberitahu jika mules datang, karena itu saatnya mengejan. Setelah mules datang saya berusaha mengejan dengan posisi setengah tidur dan duduk dengan tubuh belakang disupport suami. Sampe sekitar 3x percobaan masih belum berhasil, dan saya juga merasa cara mengejan saya mas...

Program Hamil di Malang

Loh kok di Malang? Iya, sekali lagi takdir Allah membawa saya dan suami kembali ke Malang. Ceritanya setelah usaha sdh mulai jalan, santai, dan hidup tenang kemudian Allah datangkan kembali ujian kenaikan kelas. Yak, rumah kontrakan yg kami tinggali dan baru saja kami bayar biaya sewanya di awal tahun 2014 ternyata mau dijual sama ownernya. Pikir2 mau cari lagi sudah susah lah ya di Denpasar. Kalo buat orang seperti kami yg agak pilih2 dalam hal lingkungan dan lokasi. Akhirnya muncul pertimbangan untuk balik kampung dan tercetuslah kota Malang. Dan makcling, dengan proses yg kalang kabut saking cepetnya di bulan April 2014 kami sudah pindah ke Malang. Ngga banyak dan ngga susah adaptasi hidup di Malang karena kami sama2 pernah tgl di Malang selama 3 tahun waktu STM. Jadi ya bawaannya hati dan pikiran itu ayem, damai, seneng, santai.. heheheh.. Alhamdulillah usaha jg ttp jalan karena memang sistemnya bisnis online. Di Malang ini saya sudah mulai browsing2 juga tentang dokter kandung...

Melahirkan itu.. (cerita melahirkan)

Cerita melahirkan masing-masing perempuan itu pasti berbeda2 ya. Dan saya yakin pengalaman melahirkan itu pasti sangat berkesan bagi seorang ibu/perempuan. Ada yg bilang mengerikan, ada yg bilang indah, ada yg ga ngerasa apa2 karena harus operasi. Macam2 lah ya.. Alhamdulillah lagi melahirkan bagi saya adalah pengalaman yaanggg..  menyenangkan dan pastinya tdk terlupakan. Jadi seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya bahwa selama hamil saya ikut kelas prenatal di Rumah Bidan Rina. Di kelas itu dijelaskan proses melahirkan secara gamblang, secara medis dan secara psikologis (aduh bahasanya hahaha). Pokoknya di kelas tersebut kami calon ayah dan ibu mendapat pencerahan secara nyata tentang proses melahirkan. Serta bagaimana mengatur emosi, perasaan dan mental selama menjalani persalinan. Bagi ibu dan pasangannya. Terus yg paling penting adalah bahwa persalinan/melahirkan itu proses yg alami yg harus dijalani secara sadar dan minim trauma. Pada intinya memang sudah kodrat ...