Skip to main content

moso?

suatu hari ngobor ama temen, ngomongin seseorang, yg segtu suka nya ato mungkin cintanya pada seseorang yg lainnya -bakalan mbulet dech critanya- sehingga menyebabkan dianya bertindak,,,yg segtunyaaaaaaa banget. mungkin maksudnya perhatian, tapi loch..menurutku itu berlebihan. karna yg diperhatiin ga tau, emang dia pura² ga tau ato emang tau tp ga mau tau. kan yo kesian toh... akhirnya komentar temen begini,
"ya wes gtu lah ely.."
"opo?"
"cinta tidak harus memiliki"
"KEP** !!"
"loh iyo..bener jarene Agnes Monica"
"opo?"
♪♪♫♪"kadang kadang tak ada logika" ♫♪♫♫
"hahahahhaa.."
"gak lah..menurutku ngunu kuwi menghabiskan waktu hidup, sia²"
"hehehe.."

lalu, di waktu yg lain dibahas lagi, dengan bahasan yg sama. tapi temen berbeda dan subjek yg diomongin juga berbeda. muncul lagi komentar, kali ini menggunakan bahasa planet
"yoohhh wes ngunu kuwi"
"halah..bodo banget...mbok golek lain ee.."
"alah..saking ae sampean ga tau sehh"
"iyo..emang..logika banget seh lak aku, lha lapo rejeki sek bertebaran kok heheheh"
"sampean ga pernah seh..sing sampek tergila² ambek wong ngunu"
"iyo ga tau. lha lapo loh....sampek kyk ngunu"
"heheheh yo mbuh...sampean ga ngrasakne soal e"
"mungkin, tapi kok terbutakan ngunu. ga suka aku"

wealah wanita wanitaa ..mosok see??? mosok bisa sampe segtunya?

*src gbr : http://www.wondercliparts.com/love/graphics/love_graphics_25.gif

Comments

Popular posts from this blog

Dan Lahirlah Sulaiman..

Lanjut ya.. (cerita sebelumnya) Sekitar pukul 14.00 saya pindah ke ruang bersalin. Didampingi mbak Mita, mbak Siti dan tentu saja suami dan juga anaknya bidan Rina. Hahaha.. awalnya saya agak kaget, loh ini anak kecil2 mainnya di ruang persalinan. Tapi saya yg awalnya agak tegang malah jadi lebih santai. Adik Hafizhah malah iseng nanya "tante mau lairan ya.." Sambil senyum2 aneh dan dengan posisi ngangkang saya jawab "iya..". Saya baru sadar ternyata rasa mules hebat tadi malah sudah hilang, yang ada cuma mules2 biasa. Kemudian Mbak Siti memberikan sedikit instruksi cara mengejan dan mengatur nafas, serta menjelaskan kepada suami apa yg harus dilakukan ketika saya mengejan. Saya diminta untuk memberitahu jika mules datang, karena itu saatnya mengejan. Setelah mules datang saya berusaha mengejan dengan posisi setengah tidur dan duduk dengan tubuh belakang disupport suami. Sampe sekitar 3x percobaan masih belum berhasil, dan saya juga merasa cara mengejan saya mas...

Program Hamil di Malang

Loh kok di Malang? Iya, sekali lagi takdir Allah membawa saya dan suami kembali ke Malang. Ceritanya setelah usaha sdh mulai jalan, santai, dan hidup tenang kemudian Allah datangkan kembali ujian kenaikan kelas. Yak, rumah kontrakan yg kami tinggali dan baru saja kami bayar biaya sewanya di awal tahun 2014 ternyata mau dijual sama ownernya. Pikir2 mau cari lagi sudah susah lah ya di Denpasar. Kalo buat orang seperti kami yg agak pilih2 dalam hal lingkungan dan lokasi. Akhirnya muncul pertimbangan untuk balik kampung dan tercetuslah kota Malang. Dan makcling, dengan proses yg kalang kabut saking cepetnya di bulan April 2014 kami sudah pindah ke Malang. Ngga banyak dan ngga susah adaptasi hidup di Malang karena kami sama2 pernah tgl di Malang selama 3 tahun waktu STM. Jadi ya bawaannya hati dan pikiran itu ayem, damai, seneng, santai.. heheheh.. Alhamdulillah usaha jg ttp jalan karena memang sistemnya bisnis online. Di Malang ini saya sudah mulai browsing2 juga tentang dokter kandung...

Melahirkan itu.. (cerita melahirkan)

Cerita melahirkan masing-masing perempuan itu pasti berbeda2 ya. Dan saya yakin pengalaman melahirkan itu pasti sangat berkesan bagi seorang ibu/perempuan. Ada yg bilang mengerikan, ada yg bilang indah, ada yg ga ngerasa apa2 karena harus operasi. Macam2 lah ya.. Alhamdulillah lagi melahirkan bagi saya adalah pengalaman yaanggg..  menyenangkan dan pastinya tdk terlupakan. Jadi seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya bahwa selama hamil saya ikut kelas prenatal di Rumah Bidan Rina. Di kelas itu dijelaskan proses melahirkan secara gamblang, secara medis dan secara psikologis (aduh bahasanya hahaha). Pokoknya di kelas tersebut kami calon ayah dan ibu mendapat pencerahan secara nyata tentang proses melahirkan. Serta bagaimana mengatur emosi, perasaan dan mental selama menjalani persalinan. Bagi ibu dan pasangannya. Terus yg paling penting adalah bahwa persalinan/melahirkan itu proses yg alami yg harus dijalani secara sadar dan minim trauma. Pada intinya memang sudah kodrat ...