Skip to main content

Tips Menghilangkan Malas

akhirnya nemu artikel yg bagus. cocok buat menghilangkan penyakitku. :)

--------------------------------------------------
Tips Menghilangkan Malas

Disusun ulang oleh: Ummu Aufa

"Tugas kuliah masih menumpuk di meja, Menghafalkan surat, yah…… hanya dapat ayat pertama saja sudah bosen, mau membaca tetapi mengantuk akhirnya buku-buku kajian beralih fungsi menjadi bantal, kasur empuk selalu menyapaku di malam hari, hmm… apa yang bisa diperbuat agar malas jauh dari diriku?! Akankah hidup yang bagaikan musafir ini disia-siakan begitu saja? Tidak… tidak boleh hal itu terjadi padaku, aku harus bisa memusuhi 5 kata itu yaitu MALAS."

Malas bisa kita hindari ketika ia datang menyerang kemauan dan semangat kita, di bawah ini ada beberapa tips antara lain:

1. Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang.
2. Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa berbahaya atau bisa kebablasan tidur.
3. Berpindah dari ruang baca ke kamar yang lain. Kalau sebagai anak kos bisa disiasati, berpindah dari kamar kita ke beranda kos, ruang tamu atau bahkan bisa juga ke dapur.
4. Menghirup udara yang segar dengan cara berdiri di dekat jendela atau membuka jendela-jendela kamar lain untuk menambah kesegaran. Sebagai anak kos bisa disiasati dengan menciptakan aroma terapi, misalnya dengan menyemprot ruangan dengan wangi-wangian dan jika ada kipas angin, bisa menyetel kipas untuk menyebarkan wangi-wangian tersebut ke segala ruang. Karena mungkin tidak semua anak kos mempunyai jendela kamar.
5. Berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah. Bisa diganti dengan kegiatan yang lain misalnya merapikan rak yang berantakan, atau kegiatan yang lain yang bisa menggerakkan otot-otot kita.
6. Berbincang-bincang sebentar dengan keluarga atau teman sekos namun mengenai hal mubah bukan keharoman. Hati-hati jangan sampai lupa tujuan utama dalam berbincang-bincang yaitu untuk menumbuhkan semangat, bukan untuk ngobrol bahkan meng-ghibah.
7. Berdiri membuat secangkir kopi, teh, susu atau juice untuk menghilangkan kebosanan dan menjernihkan akal.
8. Mengubah kegiatan ketaatan. Misal bosan menghafalkan surat berganti dengan membaca, jika membaca bosan bisa diganti dengan mendengarkan kajian lewat CD.

Itulah beberapa tips agar kita bisa terjauh dari penyakit malas. Akan tetapi yang paling utama jangan sampai kita lupa berdo’a agar Alloh senantiasa memberi kita semangat dan agar menjauhkan diri kita dari penyakit malas tersebut. Wallohu A’lam bishowab.

Semoga tips di atas dapat bermanfaat bagi penulis ataupun bagi pembaca. Selamat tinggal Malas…

Maraji’: Kaifa Tatahammas

sumber : Muslimah.or.id

Comments

Popular posts from this blog

Dan Lahirlah Sulaiman..

Lanjut ya.. (cerita sebelumnya) Sekitar pukul 14.00 saya pindah ke ruang bersalin. Didampingi mbak Mita, mbak Siti dan tentu saja suami dan juga anaknya bidan Rina. Hahaha.. awalnya saya agak kaget, loh ini anak kecil2 mainnya di ruang persalinan. Tapi saya yg awalnya agak tegang malah jadi lebih santai. Adik Hafizhah malah iseng nanya "tante mau lairan ya.." Sambil senyum2 aneh dan dengan posisi ngangkang saya jawab "iya..". Saya baru sadar ternyata rasa mules hebat tadi malah sudah hilang, yang ada cuma mules2 biasa. Kemudian Mbak Siti memberikan sedikit instruksi cara mengejan dan mengatur nafas, serta menjelaskan kepada suami apa yg harus dilakukan ketika saya mengejan. Saya diminta untuk memberitahu jika mules datang, karena itu saatnya mengejan. Setelah mules datang saya berusaha mengejan dengan posisi setengah tidur dan duduk dengan tubuh belakang disupport suami. Sampe sekitar 3x percobaan masih belum berhasil, dan saya juga merasa cara mengejan saya mas...

Program Hamil di Malang

Loh kok di Malang? Iya, sekali lagi takdir Allah membawa saya dan suami kembali ke Malang. Ceritanya setelah usaha sdh mulai jalan, santai, dan hidup tenang kemudian Allah datangkan kembali ujian kenaikan kelas. Yak, rumah kontrakan yg kami tinggali dan baru saja kami bayar biaya sewanya di awal tahun 2014 ternyata mau dijual sama ownernya. Pikir2 mau cari lagi sudah susah lah ya di Denpasar. Kalo buat orang seperti kami yg agak pilih2 dalam hal lingkungan dan lokasi. Akhirnya muncul pertimbangan untuk balik kampung dan tercetuslah kota Malang. Dan makcling, dengan proses yg kalang kabut saking cepetnya di bulan April 2014 kami sudah pindah ke Malang. Ngga banyak dan ngga susah adaptasi hidup di Malang karena kami sama2 pernah tgl di Malang selama 3 tahun waktu STM. Jadi ya bawaannya hati dan pikiran itu ayem, damai, seneng, santai.. heheheh.. Alhamdulillah usaha jg ttp jalan karena memang sistemnya bisnis online. Di Malang ini saya sudah mulai browsing2 juga tentang dokter kandung...

Melahirkan itu.. (cerita melahirkan)

Cerita melahirkan masing-masing perempuan itu pasti berbeda2 ya. Dan saya yakin pengalaman melahirkan itu pasti sangat berkesan bagi seorang ibu/perempuan. Ada yg bilang mengerikan, ada yg bilang indah, ada yg ga ngerasa apa2 karena harus operasi. Macam2 lah ya.. Alhamdulillah lagi melahirkan bagi saya adalah pengalaman yaanggg..  menyenangkan dan pastinya tdk terlupakan. Jadi seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya bahwa selama hamil saya ikut kelas prenatal di Rumah Bidan Rina. Di kelas itu dijelaskan proses melahirkan secara gamblang, secara medis dan secara psikologis (aduh bahasanya hahaha). Pokoknya di kelas tersebut kami calon ayah dan ibu mendapat pencerahan secara nyata tentang proses melahirkan. Serta bagaimana mengatur emosi, perasaan dan mental selama menjalani persalinan. Bagi ibu dan pasangannya. Terus yg paling penting adalah bahwa persalinan/melahirkan itu proses yg alami yg harus dijalani secara sadar dan minim trauma. Pada intinya memang sudah kodrat ...